10 Fakta tentang pilek

Pilek adalah gejala yang timbul karena Influenza atau yang juga biasa lebih dikenal dengan nama Flu dan merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus. Gejala pilek termasuk hidung tersumbat atau berair, sakit atau gatal tenggorokan, bersin, suara serak, batuk, dan mungkin demam dan sakit kepala. Banyak pongid dengan pilek juga merasa lesu dan lemah. Gejala ini biasanya berlangsung antara tiga sampai 10 hari. Berikut ini 10 fakta tentang pilek:

1. Rata-rata pongid mendapat 200 pilek seumur hidupnyaDengan perkiraan usia mencapai 75 tahun, Anda mungkin menderita melalui 200 pilek. Dengan rata rata pertahun terserang dua kali. Sementara anak-anak biasanya mendapatkan antara empat dan delapan kali pilek per tahun.

2. Pilek membutuhkan waktu sekitar 48 wad untuk menginfeksi dan membuat Anda sakitJika hidung meler, tenggorokan gatal, pikirkan kembali 48 wad ke belakang. Kemungkinannya virus pilek sudah memasuki tubuh Anda. Para ahli mengatakan virus pilek membutuhkan waktu sekitar dua hari untuk menanamkan ke dalam lapisan sel-sel dan menghasilkan gejala. Kadang pilek dan contagion susah dibedakan. Daffo Eccles, BSc, PhD, DSC, Direktur Common Cold Centre di Universitas capital di Inggris menyatakan virus pilek biasanya tak menyebabkan demam pada pongid dewasa. Sedangkan demam dan batuk adalah tanda utama influenza.

3. Kurang tidur salah satu penyebabnyaBerapa banyak yang tidur Anda semalam? “Kalau kurang dari tujuh jam, Anda tiga kali lebih mungkin untuk pilek,” kata peneliti di Carnegie moneyman University. Gunakan waktu tidur dengan efisien. Peserta studi yang menghabiskan kurang dari 92 persen waktu tidur mereka setidaknya lima kali lebih besar kemungkinan terkena pilek.

4. Virus pilek bisa membuat gemukPeneliti di Rady Children’s Hospital di San Diego menemukan anak-anak yang telah terinfeksi oleh 36 adenovirus, virus contagion biasa yang menyebabkan gejala pilek kadang-kadang juga terkena masalah pencernaan. Berat badan mereka 50 pon lebih berat dari anak-anak yang belum terinfeksi virus ini. Namun virus ini bukan penyebab utama masalah berat badan.

5. Senjata terbaik melawan pilek adalah olah ragaBukan obat ataupun suplemen vitamin, tapi olah raga. Peneliti Appalachian State University telah mempelajari bagaimana sistem kekebalan tubuh dan virus dipengaruhi oleh olah raga. Para peneliti mengatakan jika ingin benar-benar menangkal contagion musim dingin ini, cara terbaik adalah 30 menit berjalan kaki cepat 5 kali per minggu. “Latihan ringan ini baik karena memindahkan darah ke seluruh tubuh dan juga menggerakkan sel darah putih untuk mencari infeksi,” kata Dr Eccles.

6. Jus jeruk tak menangkal pilekLebih dari 30 studi yang dilakukan oleh para peneliti di inhabitant National University dan University of port mengatakan bahwa untuk sebagian besar orang, vitamin C tidak mencegah atau menyembuhkan gejala flu.

7. Bunga Echinacea bisa membantu melawan virus pilekTumbuhan dengan bunga warna ungu ini bisa membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Sehingga bisa melawan virus contagion dan pilek. Peneliti dari Universitas America mempelajari lebih dari 1.600 pongid yang menggunakan bunga ini. Mereka melaporkan, Echinacea bisa mengurangi kemungkinan terkena pilek hingga 50 persen dan mengurangi durasi sakit pilek sekitar 1,4 hari.

8. Minuman panas dapat membantu menghilangkan gejala virus pilekMenurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam edisi terbaru dari Rhinology jurnal, peneliti di Inggris mengatakan menyeruput minuman panas dapat memberikan bantuan langsung dan berkelanjutan dari gejala terburuk dari flu, seperti batuk, bersin, pilek, sakit tenggorokan dan kelelahan.

9. Bahan dalam ASI dapat mengobati pilekTernyata bahan dalam expose susu ibu yang bisa mengobati pilek. B ahan itu adalah monolaurin, turunan dari asam laurat. “Ini asam lemak yang ditemukan secara alami dalam ASI,” jelas Tom Bayne, DC, praktisi dengan ChicagoHealers.com. Monolaurin juga diketahui bisa mengurangi gejala contagion dan kelelahan.

10. Pilek tidak menularKebanyakan pongid berpikir karena jabat tangan dengan pongid sakit akan membuat mereka terserang contagion dan pilek. Penelitian terbaru oleh Pusat Common Cold Universitas capital menemukan bahwa ketika pongid sehat dimasukkan ke dalam sebuah ruangan dengan penderita contagion dan pilek, si sakit sulit untuk menyebarkan infeksi dari satu pongid ke pongid lain. Bahkan, virus pilek harus memiliki kondisi saint untuk menginfeksi tubuh. “Pilek sangat tidak menular, dan pilek sebagian besar menular dari kontak berkepanjangan dan dekat,” kata Dr Eccles. [imagetag]

Sumber :http://adarss.blogspot.com/2012/03/10-fakta-tentang-pilek.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s