Cloud Computing

Ya, era komputasi awan alias cloud computing sudah tiba dan semakin populer. Komputasi tidak melulu harus menggunakan komputer personal (PC) atau laptop yang terinstall oleh puluhan program dan kapasitas penyimpanan data yang besar. Kini kita bisa memanfaatkan software-software yang tersedia di Internet baik untuk keperluan mengolah dokumen ala Word, perhitungan ala Excel, presentasi ala Powerpoint bahkan sistem operasi ala Windows atau Linux pun bisa kita gunakan secara online tanpa harus kita install di komputer kita. Begitu juga dengan penyimpanan data, tidak perlu lagi hardisk komputer kita dijejali ribuan file hingga penuh, kini kita bisa menyimpan data di internet dan mengaksesnya dari manapun dan kapanpun kita mau. Kabar baiknya, hampir semua fasilitas itu FREE alias GRATIS.

Salah satu aplikasi cloud computing yang memungkinkan kita menyimpan, mengakses dan berbagi data kapanpun dimanapun adalah DROPBOX. Dengan mendaftarkan akun DROPBOX (www.dropbox.com), maka Anda sudah berhak dengan media penyimpanan online sebesar 2GB gratis. Ini setara dengan kira-kira 500 lagu MP3 kualitas tinggi, atau 2000 lebih dokumen Word biasa, atau 2000 lebih file PDF jurnal. Bahkan dengan sedikit usaha yaitu merekomendasikan DROPBOX ke teman-teman Anda, Anda bisa mendapatkan tambahan bonus kapasitas sebesar 250MB tiap kali ada referral Anda yang bergabung dengan DROPBOX, maksimal bonus yang bisa diperoleh adalah 8GB. Wow! Masih kurang juga? Jangan khawatir, dengan sedikit merogoh kocek Anda bisa mendapat space hingga 100GB.

Bagaimana DROPBOX bekerja?

Umpama saja Anda memiliki file penting yang ingin Anda simpan di DROPBOX. Maka yang harus Anda lakukan adalah:

  • Mendaftarkan akun DROPBOX (hanya untuk pertama)
  • Upload file ke DROPBOX, bisa melalui website-nya atau melalui software DROPBOX yang bisa didownload secara gratis. Itu saja!

Lalu apa yang bisa dilakukan dengan file tersebut?

  • Anda bisa mengaksesnya dimana saja kapan saja dengan login ke DROPBOX melalui PC, Laptop atau gadget/mobile phone Anda, yang penting ada koneksi internet.
  • Anda bisa membagikannya (sharing) ke teman, kolega, customer, dosen, mahasiswa atau siapapun dengan cara mengundangnya melalui email. Kemudian kolega Anda langsung bisa mengaksesnya dengan mendaftarkan akunnya terlebih dahulu di DROPBOX (untuk pertama kali saja).

Simpel, mudah tetapi manfaatnya luar biasa bukan?

Sekarang coba bayangkan jika Anda bekerja di lab riset, dan Anda ingin berbagi jurnal dengan kolega peneliti di lembaga lain atau di luar negeri. Anda tidak perlu mengirimkan jurnal tersebut melalui email attachment yang ribet dan terbatas, Anda juga tidak perlu berulang kali mengirimkannya setiap kali ada tambahan jurnal baru atau ada koreksi pada file-file laporan penelitian. Anda juga tidak perlu repot-repot mensinkronkan file terbaru juga ada perubahan dari kedua belah pihak. Semuanya cukup dilakukan melalui DROPBOX.

Download Dulu Software DROPBOX, Pasti Lebih Mudah

Jika meng-upload atau mengakses file melalui website DROPBOX dirasa masih cukup ribet, cobalah download software DROPBOX ke komputer/laptop/gadget/mobilephone Anda. Setelah terinstall, maka otomatis akan dibuatkan folder DROPBOX.

Folder DROPBOX terbentuk secara otomatis

Folder DROPBOX terbentuk secara otomatis

Yang perlu Anda lakukan jika ingin menyimpan file di DROPBOX hanyalah mengkopi file tersebut ke folder DROPBOX, selanjutnya biarlah DROPBOX yang bekerja untuk mengupload dan mensinkronkan file dengan yang ada di server DROPBOX.

Satu Langkah Mudah Upload File

Satu Langkah Mudah Upload File

Begitu pula jika Anda menerima kiriman file dari kolega, Anda tidak perlu repot-repot, check saja folder DROPBOX, tanpa kita sadari file tersebut sudah ada di situ. Anda juga akan menerima email notifikasi bahwa Anda telah dikirimi file oleh seseorang.

Selain itu, DROPBOX bisa diinstall di berbagai OS, baik Mac OS, Windows maupun Linux, serta perangkat mobile seperti iPhone, iPod Touch dan Android. Untuk perangkat mobile lain, cukup mengaksesnya melalui browser di http://m.dropbox.com.

Amankah DROPBOX?

Menurut DROPBOX, file-file Anda tersimpan secara aman karena seluruh transfer data dilakukan melalui SSL dan dienkripsi dengan metode AES-256. Singkat cerita, tingkat keamanannya setara dengan data-data perbankan dan militer. Jadi hanya Anda dan teman-teman yang diundang sajalah yang dapat mengakses file tersebut.

So, tunggu apa lagi? Dapatkan akun DROPBOX gratis, install softwarenya dan referensikan ke teman dan kolega. Selanjutnya, selamat berkomputasi awan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s